Jumat, 23 Desember 2011

pengalaman muncak

Dimulai dari ajakan seorang teman untuk mendaki Gunung Panderman yang ada di belakang rumah. Udah 15 tahun tinggal disini tapi masih belum pernah menjajal mendaki gunung ini. Sekali muncak memang masih kurang, hasilnya kegiatan sebulan sekali adalah muncak gunung Panderman dengan berbagai jalur. dimulai dari obrolan iseng iseng untuk menjajal gunung yang lain. Akhirnya janjian setelah Ujian Tengah Semester coba naik gunung Bromo yang masih ringan(walau berpasir). Setelah mendaki gunung Bromo iseng iseng ngelirik gunung yang lain. Ternyata dia adalah Semeru. Gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa. Gunung tempat tinggal para dewa. Ingin dalam hati menaklukkan puncaknya. Setelah ngobrol ringan akhirnya diputuskan untuk menjajal Mahameru sebelum Ujian Nasional dilangsungkan. 

Persiapan dimulai dari 9.0 (bc:sembilan kosong)* yang merupakan markas sekaligus sekretariat kami. Pagi – pagi hari dengan harapan maghrib sudah bisa mencapai Ranu Kumbolo. Perjalanan ke Semeru, dipilih dimulai dari Tumpang. Maksud hati mau naik angkutan kota menuju Tumpang, akan tetapi banyaknya perlengkapan yang dibawa dirasa membuat ribet jika harus naik turun angkutan. Apalagi kalau dari Dinoyo ke Tumpang harus oper 2 kali angkutan. Pertama dari Dinoyo bisa naik angkot LDG ato ADL setelah itu turun di terminal Arjosari dan oper dengan Angkutan berwarna putih menuju ke Tumpang.
Karena ribetnya itu, maka kami memilih untuk naik motor menuju Tumpang, berangkat dari Malang sekitar pukul 08.00 pagi kami menyusuri jalanan kota Malang menuju Tumpang. Adapun untuk mencapai Ranu Pane, yang merupakan desa terakhir di kaki gunung Semeru, dari Tumpang harus mencari angkutan yang menuju kesana. Adatnya, dalam sehari ada beberapa truk yang naik kesana untuk mengantar berbagai kebutuhan warga Ranu Pane, yang dipasok dari pasar Tumpang. Di Tumpang cukup lama juga kami menunggu kendaraan yang ke Ranu Pane. Setiap truk yang melintas kita tanyai apakah menuju ke Ranu Pane atau tidak. Cukup lama kami menunggu, sampai – sampai rasanya mau putus asa, sudah berangkat hanya bertiga, sampai siang tak satupun kendaraan yang menuju Ranu Pane.
Namun penantian kami tak sia – sia, truk yang hendak ke Ranu Pane akhirnya melintas juga. Truk terakhir hari itu. Truk mulai melaju naik ke Ranu Pane, membelah jalanan Tumpang yang sempit dan cukup banyak lubang. Di atas truk ada beberapa lelaki yang ikut naik. Truk tersebut membawa muatan cukup banyak, mulai dari barang belanjaan titipan warga seperti tahu, tempe, dan aneka lauk pauk, berbagai bahan bangunan, hingga berbagai makanan kemasan. Diatas truk, aku berkenalan dengan salah seorang warga Ranu Pane. Orang desa memanggilnya Moi, karena orangnya cukup putih, tidak seperti kebiasaan warna kulit masyarakat Ranu Pane. Moi, yang asli orang Bandung, merantau sampai Ranu Pane, dan membuka sebuah toko kelontong serta warung makan yang sederhana. Perjalanan dari Tumpang ke Ranu Pane menyajikan pemandangan yang cukup indah. Hutan – hutan yang masih hijau dan terlihat begitu segar. Semakin jauh meninggalkan Tumpang, jalanan semakin menanjak dan udara mulai terasa dingin. Ketika barisan Gunung Bromo yang terletak di tengah – tengah lautan pasir mulai terlihat, jalanan semakin rusak, namun keindahan Gunung Bromo yang terlihat dari atas membuat perjalanan yang kurang nyaman tersebut terobati. Hamparan laut pasir yang cukup luas, dengan Gunung Bromo ditengah-tengahnya sungguh indah. Suatu bukti kekuasaan Tuhan yang Maha Kuasa.  

Sekitar pukul 12.30 kami tiba di desa Ranu Pane. Sengaja aku ikut truk tersebut berkeliling desa, mengantarkan berbagai kebutuhan warga yang di bawa dari Tumpang. Desa Ranu Pane cukup asri juga, sebuah desa pertanian dengan masyarakatnya yang multi agama. Namun mereka bisa hidup rukun. Masjid, gereja, dan Pura berada dalam satu desa kecil di lereng Semeru. Masyarkatnya pun cukup ramah, mereka menyapaku meski tidak ada satupun dari mereka yang aku kenal.
Sesampainya disana kami diajak mampir oleh salah seorang warga di Ranu Pane. Namanya Pak Zain. Beliau cukup ramah sekali. Bahkan sebelum berangkat kami sempat makan dirumah beliau, cukup mewah makanannya. Sayur lodeh, beserta telur ceplok, dan sambal. Disamping itu tak lupa tersedia pula secangkir kopi panas. Sungguh pas sekali dengan suasana dinginnya lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Setelah sholat dhuhur di Ranu Pane kami melanjutkan perjalanan ke Pos pertama pendakian Semeru. Pos pertama ini merupakan pos induk, jadi semua orang yang bermaksud untuk mendaki Semeru harus melapor dulu ke Pos ini, yang terletak di desa Ranu Pane. Penjaga Pos cukup ramah sekali dan memberikan pelayanan yang menyenangkan. Dalam pos ini terdapat pula peta jalur pendakian ke semeru. Kami harus mencatatkan identitas diri kami di pos ini, berikut barang bawaan kami. Petugas disana berpesan agar kami senantiasa menjaga kelestarian Semeru dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mengambil apapun dari Semeru. Kami mendapatkan penjelasan segala sesuatu tentang Semeru, sebelum akhirnya berangkat.
Meninggalkan pos utama sekitar pukul 14.00 kami melewati beberapa bukit kecil yang lerengnya telah gundul, berubah fungsi sebagai lahan pertanian yang ditanami wortel, kubis, dan kentang. Jalanan terbentang lebar dan bagus, meskipun cukup berdebu. Namun jalan ini jauh lebih baik daripada trek pendakian ke bukit Panderman. Semakin jauh meninggalkan Ranu Pane, pemandangan berganti hutan tropis yang lebat. Pohon – pohan besar menjulang, memamerkan kegagahannya. Udara begitu segar, dan jalan semakin licin, krena udara semakin lembab. Di tengah perjalanan kami sempat berpapasan dengan pendaki dari Jakarta yang membawa sepeda naik ke puncak. Mereka bercerita bahwa ada beberapa pendaki juga yang menuju ke puncak.

Sampai di Ranu Kumbolo, penat yang ku rasakan berganti dengan kepuasan yang tidak terkira. Sungguh indah sebuah danau yang terletak beberapa ribu kilometer dari permukaan laut. Maka disana kami memutuskan untuk beristirahat sejenak. Kami mengeluarkan perbekalan dan mulai memasak. Tak lupa kami juga mengisi botol air minum yang telah kosong. Air Ranu Kumbolo cukup segar dan menyegarkan. Tak lupa aku menyempatkan diri untuk Sholat Ashar ditepi danau. Setelah gelap, kami meneruskan perjalanan mengitari danau. Saat itu pemandangan cukup indah, bulan purnama yang cerah bayangnnya terpantul di riak – riak kecil Ranu Kumbolo. Belum lama berjalan kami sampai di Pos Ranukumbolo, disini tersedia sebuah pondok sederhana terbuat dari kayu. Ternyata disana sudah ada beberapa pendaki yang tiba terlebih dahulu, termasuk sepasang turis asal Swedia. Dari sinilah salah satu anggota kami, teman saya dinank mulai merasakan sakit. Dia cukup kelelahan. Akhirnya kami putuskan untuk beristirahat lebih lama di pondok tersebut. Pondok ini cukup luas juga, dengan amben yang cukup luas didalamnya, yang bisa memuat banyak orang. Didalamnya sudah ada api unggun, entah siapa yang membuatnya. Yang jelas kehadiran api unggun tersebut membuat seluruh ruangan dalam pondok itu terasa begitu hangat.

Untuk mengejar waktu pendakian teman saya yang lain berangkat terlebih dahulu. Saya dan teman saya dinank tidak jadi melanjutkan perjalanan karena memang dinank sudah tidak kuat lagi. Perjalanan saya pun hanya sampai Ranu Kumbolo. Cukup memuaskan memang, tapi suatu saat saya harus menaklukkan Mahameru. Entah itu kapan.


Minggu, 18 Desember 2011

B2ST - Dreaming


Yah, lagi mood sama lagu yang easy kayak gini. Dan lagi mood juga sama suaranya B2ST. Sorry ya Joonie, kamu istirahatt dulu, tapi aku masih cinta kok sama kamu *halah.

naebang-e bul-i kkeojimyeon
jakkuman nareul chajawa
charari nuneul gameuryeo angan himeul sseobwado
nal umkyeojwoneun geon
hu my heart galsurok ddo ryeothaejineun neoreul
beoseo nal suga eobseo
baby u gieok-i bbuyeohge heulyeojilddaejjeum
baby u eoneusaenga chajawa gyeoteul maemdol-a
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri
eoneudeot bul-i kyeojigo
haruga joyonghi gago
amu ildo eobtdandeushi
ddo dashi niga chajawa
naneun eotteohke hae
hu my love oneul-eun ni hyanggi-e chihaeseo
beoseo nal suga eobseo
baby u gieok-i bbuyeohge heulyeojilddaejjeum
baby u eoneusaenga chajawa gyeoteul maemdol-a
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri
bam-i chaja oneun-ge shireo
deuri-un eodum wiro
neolaneun dal-i ddeo-o-leujanha igeon mwo
neukdae cheoreom geu goseul hyanghae olbujijeo
nakin cheoreom jjikhyeobeorin neoreul eotteohke jiwo
Tell me what to do
Baby tell me what to do
jigeum niga neomuna bogo shipeo jukgettdago
eorin-ae cheoreom ddelado sseugo shipeo
eokjilolado eogeutnan teum me-u-go shipeo
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri

B2ST - On Rainy Days



Falling in love sama lagu yang ini :D gara gara nonton Me Too, Flower. Ada juga ternyata lagunya B2ST yang genrenya kayak gini :D suka suka suka. Selama ini cuma denger lagunya B2ST yang kayak Bad Girl. Tapi suka Bad Girl juga. Mari disimak..
sesangi eoduwojigo
joyonghi biga naerimyeon
yeojeonhi geudaero
oneuldo eogimeobsi nan
beoseonajil motane
neoui saenggak aneseo

ije
kkeuchiraneun geol aljiman
miryeoniran geol aljiman
ije anil geol aljiman
geukkajit jajonsime neol japji motaetdeon naega
jogeum aswiul ppuninikka

biga oneun naren nareul chajawa
bameul saewo goerophida
biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
seoseohi jogeumssik geuchyeogagetji

chwihaenna bwa geuman masyeoya doel geot gatae
biga tteoreojinikka nado tteoreojil geot gatae
mwo nega bogo sipdageona geureon geon anya
daman uriga gajin sigani jom nalkaroul ppun
nega cham johahaesseotdeon ireon narimyeon
ajik neomu saengsaenghan gieogeul kkeonaenoko
chueogiran deoche ilbureo bareul deullyeonwa
beoseonaryeogo balbeodungjocha chiji anha

ije
neoreul da jiwonaetjiman
modu da biwonaetjiman
ttodasi biga naerimyeon
himdeulge sumgyeonwatdeon neoui modeun gieokdeuri
dasi dorawa neol chatna bwa

biga oneun naren nareul chajawa
bameul saewo goerophida
biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
seoseohi jogeumssik geuchyeogagetji

neoegero
ijen doragal gireun eobtjiman
jigeum haengbokhan neoreul bomyeo
nan geuraedo useobolge neol jabeul su isseotdeon
himi naegen eobseosseunikka

biga oneun naren nareul chajawa
bameul saewo goerophida
biga geuchyeogamyeon neodo ttaraseo
seoseohi jogeumssik geuchyeo gagetji

eochapi kkeutnabeorin geol ije wa eojjeogesseo
dwineutge huhoena haneun geoji deoltteoreojin nomcheoreom
bineun hangsang onikka gyesok banbokdoegetji
geuchigo namyeon geujeseoya nado geuchigetji

bineun hangsang onikka gyesok banbokdoegetji
geuchigo namyeon geujeseoya nado geuchigetji

Selasa, 06 Desember 2011

Big Bang - Somebody to Luv

Somebody to love
(can you here me)
i want somebody to love
Somebody to love
somebody to love
i gin banghwangeul meomchuge
I want somebody to love
somebody to love
i gin bami da gagi jeone
oneureul gidaryeowasseo susip beon gominhaesseo
neowa nae saie mwon jangaemuldeuri manhaseo
myeot beoneul buditchigo tto neomeojyeodo neoramyeon
kkajit geot i jeongdo gajigoneun eorimeobseo
ajik nal moreugesseo excuse me miss
hwaksini bujokhan georamyeon i got you baby
nan nae yeojaneun kkeutkkaji jikyeo nae sarangeul siheom mara
dareun namjawaneun dalla nega wonhaneun geol ara
Somebody to love
somebody to love
i gin banghwangeul meomchuge
I want somebody to love
somebody to love
i gin bami da gagi jeone
ji-nanbam areumdaun gusok nan heeonaol su eobseo
just two of us (not enough)
mueosi munjeya malhae
naega da deureojulkke myeongnyeongmanhae
arittaun kaeptin take my hand
be my angel ring my bell
gaseum seolleineun gamjeongeul neukkyeo geudaero
du nuneul kkok gamgo kkeu-llineun daero how we go
tiktiktak siganeun ga don’t don’t don’t stop meomchujima
maeumeul yeoreo
make it bounce
make it bounce
make it bounce
Somebody to love
somebody to love
i gin banghwangeul meomchuge
I want somebody to love
somebody to love
i gin bami da gagi jeone
When I say, “somebody”
then you say to to love
When I say somebody
then you say to to love
Somebody~
to love
somebody
to to love
Somebody
to love
Somebody to love
mwol mangseorineun geonji al su eobtjiman
naega sirheoseoinjineun jal moreujiman
jigeumkkaji mot neukkyeobon ireon gamjeong
You need somebody to love too
somebody to love too
nugungawa heeojyeo nugungareul tto chaja
nugungaui namjaro yeojaro nan nugunga?
nugungawa nugungareul
nugungaui namjaro yeojaro neon nugunga?
Somebody to love (yeah!)
somebody to love
i gin banghwangeul meomchuge (let me hear you say)
I want somebody to love
some-somebody to love (baby)
i gin bami da gagi jeone
I want somebody to love
somebody to love
(I need you right now so baby stay by my side)
I want somebody to love
somebody to love
you
you
oh you baby
When I say, “somebody”
then you say to to love
When I say somebody
then you say to to love
Somebody~
to love
somebody
to to love
Somebody
to love
Somebody to love

mblaq - You aka Again (2nd Japanese Single)

Yotei no nai Holiday
tsumaranai machinami wa
Boku no kokoro no naka
marude utsušhite iru
Meeru no "sayonara" wo yubisakide kakušhitemo
Hanareteru kokoro ni kaesu kotoba ga nai
(you) Tooku ni iru dake de
(you) fuan na mainichi de
(you) Soredemo suki datta
(I'm thinking of you)
Surechigai dašhita
(you) ano toki soba ni iketara... Demo ososugita?
Oh why...
Motto motto tsuyoku mou ichido aitai
Sugita hibi tori modoseru nara
Me to me mitsumeai ima dakishimetai
Kimi wo wasurete ikiru nante
dekinai kara
Furi yamanai Rainy day
tsumetai machi no akari
Tokei no hari sae mo
boku wo oikoshi teku
Yoku machiawase šhita
itsumo nigiyaka na cafe
isogi ashi no kimi ga
fui ni toori sugita (you)
Yasashii ano koe ga
(you) kikoeta ki ga šhita (you)
Amaoto ga jama suru
(I'm thinking of you)
Nani mo dekinai de (you)
afureru namida ni Kimi wa kizuku darouka?
Oh why...
Motto motto tsuyoku mou ichido aitai
Kanawanai negai demo negau
Sugu ni kaeritai ima dakishimetai
Kimi wo wasurete ikiru nante
tsurasugiru yo
Aitai kara...
I'm still in love with you
Itsumo think of you
itsumademo
Omoidasu no wa egao dake
itoshisa wa todokanai
Motto motto tsuyoku mou ichido aitai
Sugita hibi tori modoseru nara
Me to me mitsumeai ima dakishimetai
Kimi wo wasurete ikiru nante
(dekinai kara)
Motto motto tsuyoku mou ichido aitai
Kanawanai negai demo negau

Kamis, 01 Desember 2011

Apa yang menyebabkan jomblo semakin banyak? #ngelantur

Ga tau kenapa kok akhir akhir ini banyak sekali anak abege maupun orang abege masih ngejomblo. Apa perbandingan gendernya kurang? i don't think so. Kalau soal anak smp jangan ditanya lah ya. Mereka kan masih have fun. Masih labil. Yang heran itu anak sma / smk, anak kuliah sampe yang udah gawe. Buanyaaaaaaak banget yang ngejomblo :0 (termasuk saya, wkwkwkwkwkwkwk)
Setelah dilihat, diperhatikan, ditimbang (terus dijual) ternyata ada beberapa pertimbangan(yang perlu ditimbang lagi) kenapa banyak sekali anak abege/orang abege suka jomblo

1. Terlalu cinta sama idolanya
Siapa sih sekarang ini yang ga tau Hallyu?? Mulai dari yang boyband / girlband seperti CN BLUE, SNSD, MBLAQ, SUJU, B2ST, SHINEE, Wonder Girls, Big Bang de el el. Sampe yang solo seperti RAIN, IU, Jang Geun Suk de el el. Gimana ga tau? Wong drama tv sekarang yang rame drama korea. "Daripada nonton sinetron ga jelas mending liat aktor korea yang cakep." Karena saking cinta / sayang / suka nya dengan hallyu ini mereka jadi ga terlalu respect sama cowok / ceweknya. Yang udah punya pacar, pacarnya jadi dicuekin. Putus. Yang ga punya cowok / cewek makin anteng aja (tau tau umur udah tua aja, nah lho). Nah kalo pas malem mingguan : yang punya pacar kencan, yang LDR telp sambil peluk hape, yang ga punya pacar ya dengerin lagu sambil peluk guling. wkwkwkwkwkw
2. Cewek itu kalo nyindir kasar
Bukannya judge kaum cewek yah (aku sendiri juga cewek), tapi cewek itu kasar banget kalo udah 'dendam' sama cowok. Kalo ga dibales sms nya sekali marahnya ga ketulungan. Sampe ada yang telpon cowoknya 3 jam hanya untuk bertengkar gara gara 1 sms yang ga dibales. Dan ketika 3 jam sudah berlalu akhirnya ya "y udah putus aja. Aku capek kayak gini" Ketika cowoknya udah bilang "ya udah" pas telpon dimatiin nangis deh ceweknya. Sementara cowoknya?? Tidur aja kali ya, cape telpon terus :D hihihihhihi
Yah survey sementara baru segini. Kalau ada kejadian lain nanti update lagi yah.. Gomawooo... (o^.^o)