Kamis, 02 Februari 2012

untitled

Sebenernya ini tuh postingan yang sama dengan postingan yang kemarin-kemarin. Tapi gimana lagi coba. Masalah sekarang itu merupakan masalah kemarin yang dikumpulin terus dikasih ke kita lagi. Hanya saja lebih kompleks sedikit. Yang harus kita lakukan hanyalah menatap lurus kedepan, sesekali menoleh ke kanan, kiri, atas, bawah biar ga nabrak. Bukan malah mundur. Paling benci deh sama yang kayak gitu, yah walaupun setiap orang punya saat-saat dimana mereka back down, tapi ya jangan mundur dan menjorokkan teman yang lain ke jurang dong.
Dan terlebih lagi kalau kita harus pertending. Kalau memang kita itu ga bisa menerima / melakukan sesuatu maka katakan saja "sorry, saya ga bisa ngerjain hal itu". Mengatakan beberapa kata itu ga akan bikin kita mati kok. Ga akan bikin image kita hancur sampe orang ga mau kenal kita lagi kok. Kenapa pertending selalu menjadi pilihan akhir ketika seseorang back down? Ckckckc
Ini kasus yah, bukan yang pertama lagi(buat saya). Ketika dia ga bisa, harusnya dia ngomong. Bukannya malah bikin argumen yang kita ga bisa connect ke masalah dia. Bukan juga cari pembelaan yang ga nyambung. Bukan karena alasan otak ga nyampe. Kalau dari awal dia mengatakan bisa maka dia harus tanggung jawab, teorinya sih gitu.
Dan please yah, ga usah pura-pura baik ke saya. Kalau memang uda ga care, fine! Take a break from me!! Lebih seneng gitu deh, daripada harus pertending ga jelas gitu. Kita hidup itu butuh orang, so ketika kamu jatuh, saya akan tolong anda. Dan ketika saya terpuruk paling tidak ulurkan tangan anda untuk saya agar saya bisa bangun. Toh ketika anda jatuh terpuruk saya menolong anda untuk berdiri lagi. Bukannya pamrih. But i life far away from my home, so you are. Dan gotong royong itu perlu kan. Jangan malah kasih saya batang mawar yang banyak durinya sehingga saya ga bisa meraih apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar