Senin, 30 Januari 2012

this man


Baru kemarin kemarin kenalan sama this man. Pas pertama kenal kayak nice man gitu. Dan ternyata setelah kenal dia nice man *halah
Pengen banget ngeblog tentang this man. Lee Joon aka Lee Changsun. Very very adorable orangnya. Dia main dancer sama vocal di MBLAQ. Dia bukan maknae sih sebenernya. Tapi ga tau kenapa member yang lain selalu teasing him arround. Kata leadernya "teasing Joon is always fun". Kasian ga sih... *peluk lee joon. Umurnya sekarang 24 tahun, masih kuliah juga di Kyung Hee Cyber University. Walaupun statusnya attending but im not sure dia bener2 kuliah ato enggak. Yah dia kan sibuk sama MBLAQ nya, belum lagi kalau dia ada schedule yang lain. Yang dibanggain dari dirinya adalah bahwa dia aktor Hollywood. Padahal dia main satu kali doang di Ninja Assassin sebagai Rain muda(Raizo). Yah ga salah pilih sih, soalnya emang dia sama Rain itu masih sodaraan :0 Banyak juga yang bilang kalau dia itu Rain versi cutenya. Hahahah
Kalau di stage dia keren, cool, mature, smart banget. Manly banget lah. Klepek2 deh sama tingkahnya dia. Tapi kalau udah in real life, ngook~~ Banyak tingkahnya yang ga penting gitu. DIa selalu coba buat jadi pusat perhatian, selalu jadi orang yang pengen nolongin. But he can't do that. Dan selalu berakhir dengan teasing dari yang lainnya. But i think that was poin plus buat kesabaran dia. Yang lebih ngook lagi dia dengan pedenya ngomong kalo dia itu ga pinter. Peringkatnya saat SMA adalah 23 dari 46 siswa. And he already do the best for that. Please deh Joon~~
But at least dia bangga dia bisa nari ballet. Dan orang tuanya dukung dia untuk hal itu. Perfect deh. Master aegyo juga. Kalau uda liat wajah cutenya~~ *pingsan

Minggu, 29 Januari 2012

i think you know

I did wrong
I know how much I seem like a fool
For a second I must have been out of my mind
How can I do that with you next to me
Then I hated you, I disliked you
In the fights that repeated each day
I was so sick of it, you don’t even know
it must have been because of that, I’m sorry
It’s okay even if you get frustrated and mad at me
If you would just stay next to me
You know, you know how I am like
Now please smile towards me
Anything you do to me is fine
If you will feel better afterwards, I will take it all
If it is us, we can do it
Our relationship where we couldn’t live without each other
As if nothing happened
Come closer, come closer to me
Come back to me, I only have you
I’m sorry that I acted like I didn’t know you for a second
So like this, I promise in front of you
come back and be my lady girl

Did you really end up disliking me?
Do you hate me?
You aren’t even making eye contact with me
I think I might really go crazy
Please let your anger out now I’m sorry
It’s okay even if you get frustrated and mad at me
If you would just stay next to me
You know, you know how I am like
Now please smile towards me
No matter how much you push away
I know that there is no use
But if you give me one last chance
This is really not a lie
I will just look at you
You know well, yeah just let your anger out now
I don’t hear anything your friends say
I only follow you, I only look at you
Just follow me, fly with me
To the high sky fly high kiss the sky
How can I live one without you?
I can’t even dream because I woke up for you
Your name is always on my lips yeah
It’s okay even if you get frustrated and mad at me
If you would just stay next to me
You know, you know how I am like
Now please smile towards me
It’s okay even if you get frustrated and mad at me
baby it’s okay
Whether you get frustrated and mad at me
In my eyes you are pretty, even when I don’t say it
You know, you know how I am like
Now please smile towards me
So like this, I promise in front of you

Senin, 23 Januari 2012

23 januari

Uda kebiasaanku kayaknya seperti ini. Tiap nyesek pasti kangen rumah, yah bukan berarti kalau lagi seneng ga inget rumah. Cuman kalau lagi galau dan ga ada temen buat share pasti pengen pulang ke rumah, hiks hiks hiks
Tapi itu semua ga bisa aku lakuin. Yang bisa aku lakuin cuma nangis, istighfar dan berusaha menghibur diri sendiri. Everyone care, but we all live here with ownself. Harus jadi sebuah pelajaran bagiku. Ini bukan kota Malang. Ini Jakarta, walaupun dia belagak baik di depanmu tapi belum tentu dibelakangnya dia membawa madu. Mungkin saja pisau tumpul sudah digenggamnya sejak lama. Yah, banyak cerita mengisahkan bahwa pisau tumpul itu lebih menyakitkan daripada pisau tajam.
Dan ini untuk kesekian kalinya, dan akan jadi yang terakhir. Cukup untuk kamu, kamu, aku tidak akan pernah lagi memberikan apa yang menjadi milikku. Bahkan meminjamkannya pun tidak. Jika ketika aku tidak bisa bangun dengan kakiku sendiri kau tidak ada inisiatif untuk memberikan uluran tanganmu maka ketika kau jatuh, aku tidak akan menoleh padamu barang sedikitpun.

Jika kau baik kepadaku, maka aku akan membalasnya 1000x lebih baik, tapi jika kau buruk terhadapku maka aku pun akan membalasnya 1000x lebih buruk kepadamu. Karena ini bukan kali pertama kau melakukan itu kepadaku.

Jumat, 13 Januari 2012

Mblaq - Its War Romanized / Translation

Single barunya MBLAQ nih. Ga nyangka deh mereka bisa sampe segede ini, padahal dulu kan mereka kan polos banget. huhu.. jadi terharu gw jadi emaknya #nah lho
Yap! Ini adalah album keempat mereka. Lagu yang udah release 2 biji siihh. Scribble sama Its War. Cuman baru Its War doang yang uda ada MV nya. Ehehe. Dan ga tau kenapa ya, kok kayaknya Lee Joon makin cakep aja. Iya sih, kemarin kita gak kontek kontekan, soalnya aku mau dia konsen bikin album ini *plaakkk Single ini beda dengan single yang lain. Kalo single lain mungkin mereka dibantu sama Rain untuk urusan aransemen, lirik, musik, koreografer sampe konsepnya. Tapi untuk album ini mereka pure bikin sendiri. anyway.. Seung Ho kok rambutnya ngook banget yah?? Atau cuma perasaan aku aja sih?? O.o


Romanization

sikkeureo deudgijocha sirheo nunmuri maleudolog bireo
kkeutkkaji galge dugobwa neon nal jal mo geondeuryeosseo

saranghaessdeon urinde geunyeoppunin nainde
wae neon wae neon nae yeojal geondeuryeo no way

tuktuk teolgo nan ireona, danghanmankeum neo dugobwa (no way)
sarang gajgo, ujeong gajgo, jangnanchineun neo dugobwa (no way)

ni saenggagmanhaedo beolsseo nae momi tteolryeowa
neol yongseomoshae ijebuteo neon

jeonjaengiya (oh) geobjaengiya (oh)
neo dugo bwa bwa neo geunyeoga tto uljanha (oh)
geobjaengiya (oh) nae sarang geondeulin neo oh neo neo neo
jeonjaengiya

geunyeoga tteonadeon nal neon moreuncheog modu ijeula marhaesseo
mideossdeon niga chinguin niga
naege ireol su isseo neol jeojuhagesseo ije

geu deoleoun ib jebal damulrae, i pinunmul da dolryeojulge (ije)
ttogttoghi gwie saegyeo, neoreul jeoldae gaman andwo (ije)

eonjenga alge doelgeola saenggageun haessgessji
neol yongseomoshae ije buteo neon

jeonjaengiya (oh) geobjaengiya (oh)
neo dugo bwa bwa neo geunyeoga tto uljanha (oh)
geobjaengiya (oh) neo dugo bwa bwa neo geunyeoga tto uljanha

(Don’t you cry cry cry) neottaeme tto uljanha
(geunyeoga bye bye bye bye bye) modeunge kkeutijanha
(Don’t you cry cry cry) nae sarang geondeulin neo oh neo neo neo
jeonjaengiya

Goodbye…

jeonjaengiya (oh) geobjaengiya (oh) (Oh~)
neo dugo bwa bwa neo (bwa neo) geunyeoga tto uljanha (oh) (tto uljanha)
geobjaengiya (oh) (geobjaengiya) neo dugo bwa bwa neo geunyeoga tto uljanha

Oh woah~
(Don’t you cry cry cry) neottaeme tto uljanha
(geunyeoga bye bye bye bye bye) modeunge kkeutijanha
(Don’t you cry cry cry) nae sarang geondeulin neo oh neo neo neo
jeonjaengiya

Translations

Shut up, I really don’t wanna hear it as my tears dry you better beg
I’ll go until the end just watch I treated you the wrong way

We loved each other, she’s the only one for me
Why you, why do you look at my woman no way

I dust my clothes and stand up, as far as I was cheated, just watch (no way)
Using love and affection and playing games, you just watch (no way)

I shake just by thinking about you
I can’t forgive you, from now on you are

It’s war (oh) you coward (oh)
Just watch, do you see, she is crying again (oh)
You coward (oh) you who bothered my love, you oh you you you
It’s war

The day she left you acted like you didn’t know anything and told me to forget everything
You who I trusted in, you who were my friend
How can you do this to me, I shall curse you now

Can you please shut those dirty lips, can you take back these tears of blood and sweat (now)
Hear this clearly, I’m not ever letting you go (now)

Someday you will realize this, you probably would have though already
I can’t forgive you, from now on you’re

It’s war (oh) you coward (oh)
Just watch, do you see, she is crying again (oh)
You coward (oh) just watch, do you see, she is crying again

(Don’t you cry cry cry) Crying again because of you
(She is bye bye bye bye bye) It’s the end of everything
(Don’t you cry cry cry)
You who bothered my love, you oh you you you
It’s war

Goodbye…

It’s war (oh) you coward (oh) (Oh~)
Just watch, do you see, (do you see) she is crying again (oh) (crying again)
You coward (oh) (you coward) just watch, do you see, she is crying again

Oh woah~
(Don’t you cry cry cry) Crying again because of you
(She is bye bye bye bye bye) It’s the end of everything
(Don’t you cry cry cry)
You who bothered my love, you oh you you you
It’s war

Senin, 09 Januari 2012

its 2pm

udah jam 2 pagi. gara gara obrolan ringan sambil makan akhirnya ngerembet ke hal hal yang lain. Dan untuk kesekian kalinya(ga tau yang keberapa) perasaan pingin hengkang mencuat lagi. Memang perasaan itu terus ada dalam rentan waktu beberapa bulan terakhir ini. Bukan karena aku tidak mampu menghadapi orang disini. Tapi lantaran aku merasa aku tidak mendapatkan sesuatu yang wah disini. Entah karena aku tidak sadar dengan apa yang aku dapatkan atau karena hal yang lain. Yang pasti aku tidak mendapat sesuatu yang membuatku memiliki kantor disini.

Yah aku bangga dengan apa yang dimiliki perusahaan tempatku bekerja sekarang. Aku yakin perusahaan ini akan besar jika sudah memiliki semuanya. Tapi kemudian terbesit sebuah fikiran, kenapa semua seniorku pergi darisini. Yah memang semua orang yang keluar dari sini dikenal dengan orang yang hebat. Mereka mendapatkan replace job yang baik. Akan tetapi kenapa mereka tidak bertahan saja disini dan ikut mengembangkan perusahaan ini??

Pressure disini memang lebih gila dari perusahaan lain. Dan jujur saja sallary disini lebih kecil dari perusahaan lain. Sebenernya agak berat juga sih. Tapi toh aku tidak pernah mempermasalahkannya. Aku hanya agak segan saja ketika orang rumah menanyakan tentang kenaikan gaji. Rasanya seperti ada yang "jleb". Terkadang lebih banyak rasa "ngresulo" daripada "legowo"nya. Entah sampai kapan aku bisa bertahan dengan keadaan seperti ini. Malam ini sempat terbesit untuk mengakhiri ini semua sebelum langkah dan kesalahan yang kubuat semakin menggunung. Dan lagi entah kenapa aku merasa membuang umur disini.

Mulai terfikir berbagai alasan untuk mengeluarkan diri dari sini. Aku juga berusaha untuk memikirkan kenapa aku harus disini. Kucoba untuk memberikan semangat pda diri ku sendiri agar aku bisa menjalani ini semua. Tapi hanya sesak yang aku rasakan. Semoga bulan ini aku bisa keluar dari sini. Astaghfirullahaladzim.. jahat memang. Tapi mau bagaimana lagi. Memang aku belum banyak makan asam garam disini. Tapi pahitnya empedu sudah mematikan rasa asin maupun asamnya garam disini. Selama ini dia memakiku apapun aku tidak pernah ambil pusing. Tapi orang tuaku tidak terima anak yang mereka besarkan diperlakukan seperti itu olehnya. Daripada diperlakukan sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan terhadapku orang tuaku lebih suka aku nganggur dirumah. Entah sudah berapa kali orang tuanku memaksaku untuk pulang. Dan entah sudah berapa kali juga aku mengelak dan lebih membelanya. Maafkan aku pak, bukkk.. :'(

Hanya beberapa hal yang membuatku bertahan disini. Kuliah, dan teman sekamar. Selebihnya tidak. Untuk gaji aku sudah bisa mengikhlaskan. Toh, gaji yang selama ini kuterima kurang dari UMR. Yah memang untuk tempat tinggal sudah ditanggung. Jadi gaji yang kuterima sebenarnya mencukupi, kupikir seperti itu. Untuk kerja yang melebihi batas aku juga menerima. Sampe meeting tengan malam(walaupun lewat chat) aku juga menerima, untuk makian mulai dari goblo, tolol, lemot, keong aku menerima walau dengan tangis, Hanya saja mungkin KAMU tidak perlu bad mouthing orang. Aku tidak habis pikir apa yang dikerjakan orang itu sampai sampai dia mengatakan hal seperti itu..

Jika memang dia benar bahwa dia bisa mengatur perusahaan ini, dia bisa membesarkan perusahaan ini kenapa itu tidak dilakukannya dari dulu. sudah berapa lama ini perusahaan berdiri? Sudah berapa banyak karyawan yang direkrutnya? Apa perusahaan ini lebih untung?? Atau merugi?? Kalau dari pandanganku sepertinya perusahaan ini merugi. Terbukti dari dulu yang dia bisa menggaji seorang karyawan sampai dengan 10jt sekarang dia hanya bisa menggaji kurang dari 2jt. Dan dari sekian banyak karyawan yang dihire dia hanya bisa menyisakan 10 karyawan. Dan semuanya lulusan SMK. Memang sih, kita disekolahkan. Tapi kalau kita disekolahkan dan ketika kita masuk kita disindir terus?? Iya kalau mental orang yang disiindir bisa kuat, iya kalau orangnya cuek? kalau orangnya yang bener2 loyal dan ga masuk kuliah?? Is it make sense?? please deh...

Aku sudah muak dengan ini semua. Aku anak magang, aku lemot programming itu adalah alasan sementara untukku keluar dari sini. Ketika aku siap aku akan melakukannya. Dan itu insya allah akan aku lakukan kurang dari 2 bulan ini. Agar ku tak terlalu jauh masuk kedalamnya. Agar aku tidak tersesat juga. KArena aku tidak menemukan sesuatu yangsangat kuinginkan disini...

Kamis, 05 Januari 2012

say believe when you already believe...

Malam ini, untuk kesekian kalinya perasaan itu datang lagi. Entah kenapa aku tidak bisa menepisnya. Ditambah lagi orang rumah nelpon Lengkap banget deh rasanya. Kayak berasa pengen balik ke rumah.


Ga tau kenapa. Tapi pak Boss tampak ga seneng. Dan dari setahun lebih yang lalu sepertinya dia ga pernah apreciate apa yang dikerjakan oleh pegawainya. Eh, kita pegawai kita bukan yah?? Di depan kita dia sih diem aja. Tapi ke beberapa orang dia mengatakan kalau kita ini bukan karyawan dia. So? Ada ide


Disamping itu kita ini sebenernya masih startup. Kita terima dibayar DIBAWAH UMR. Kita terima kalo kita harus bayar experience yang kita belum dapatkan dengan malam juga online ngerjain kerjaan atau sekedar bales chatnya dia. Tapi kita ga punya hak atau kewajiban buat digoblok goblokin orang. Selama 1 setengah tahun disini aku bisa ambil kesimpulan kalau dia akan mengatakan goblok pada  orang orang yang ga berani bantah omongan dia. Dan aku ga mauu jadi orang yang digoblok goblokin terus. Goblok itu doktrin. YOU KNOW!!


Siang ini baca blog orang lain. ada Quote "What I Love About My Job" Langsung jleb. Mikir lama banget buat nemuin jawabannya. Dan yang terbesit hanyalah keburukan. Gitu banget yah? Entah aku yang busuk atau emang perusahaan tempatku kayak gitu. Setelah survei ke 5 orang dapet jawaban "ga tau" semua jawab gitu. Am I wrong? Of Course not


Kata "believe" memang harus jadi landasan utama kerja disini. Kita sudah believe sesama pegawai. Kita juga believe kalau perusahaan ini bakal membesar dengan program yang kayak gini. Tapi kenapa ownernya malah ga believe sama kita? Kita sadar kalau kita itu anak SMK yang belum punya pengalaman. Tapi ya ga jelek2in SMK juga kaliii... Dengan semua karyawan (kecuali dia sendiri) yang statusnya lulus SMK dia ga bisa gitu. Semua lulusan SMK bung, kalau kita semua pergi hire orang baru itu susah. Walaupun kita di cap jelek tapi kita tahan dengan pressure disini.

Jumat, 23 Desember 2011

pengalaman muncak

Dimulai dari ajakan seorang teman untuk mendaki Gunung Panderman yang ada di belakang rumah. Udah 15 tahun tinggal disini tapi masih belum pernah menjajal mendaki gunung ini. Sekali muncak memang masih kurang, hasilnya kegiatan sebulan sekali adalah muncak gunung Panderman dengan berbagai jalur. dimulai dari obrolan iseng iseng untuk menjajal gunung yang lain. Akhirnya janjian setelah Ujian Tengah Semester coba naik gunung Bromo yang masih ringan(walau berpasir). Setelah mendaki gunung Bromo iseng iseng ngelirik gunung yang lain. Ternyata dia adalah Semeru. Gunung dengan puncak tertinggi di Pulau Jawa. Gunung tempat tinggal para dewa. Ingin dalam hati menaklukkan puncaknya. Setelah ngobrol ringan akhirnya diputuskan untuk menjajal Mahameru sebelum Ujian Nasional dilangsungkan. 

Persiapan dimulai dari 9.0 (bc:sembilan kosong)* yang merupakan markas sekaligus sekretariat kami. Pagi – pagi hari dengan harapan maghrib sudah bisa mencapai Ranu Kumbolo. Perjalanan ke Semeru, dipilih dimulai dari Tumpang. Maksud hati mau naik angkutan kota menuju Tumpang, akan tetapi banyaknya perlengkapan yang dibawa dirasa membuat ribet jika harus naik turun angkutan. Apalagi kalau dari Dinoyo ke Tumpang harus oper 2 kali angkutan. Pertama dari Dinoyo bisa naik angkot LDG ato ADL setelah itu turun di terminal Arjosari dan oper dengan Angkutan berwarna putih menuju ke Tumpang.
Karena ribetnya itu, maka kami memilih untuk naik motor menuju Tumpang, berangkat dari Malang sekitar pukul 08.00 pagi kami menyusuri jalanan kota Malang menuju Tumpang. Adapun untuk mencapai Ranu Pane, yang merupakan desa terakhir di kaki gunung Semeru, dari Tumpang harus mencari angkutan yang menuju kesana. Adatnya, dalam sehari ada beberapa truk yang naik kesana untuk mengantar berbagai kebutuhan warga Ranu Pane, yang dipasok dari pasar Tumpang. Di Tumpang cukup lama juga kami menunggu kendaraan yang ke Ranu Pane. Setiap truk yang melintas kita tanyai apakah menuju ke Ranu Pane atau tidak. Cukup lama kami menunggu, sampai – sampai rasanya mau putus asa, sudah berangkat hanya bertiga, sampai siang tak satupun kendaraan yang menuju Ranu Pane.
Namun penantian kami tak sia – sia, truk yang hendak ke Ranu Pane akhirnya melintas juga. Truk terakhir hari itu. Truk mulai melaju naik ke Ranu Pane, membelah jalanan Tumpang yang sempit dan cukup banyak lubang. Di atas truk ada beberapa lelaki yang ikut naik. Truk tersebut membawa muatan cukup banyak, mulai dari barang belanjaan titipan warga seperti tahu, tempe, dan aneka lauk pauk, berbagai bahan bangunan, hingga berbagai makanan kemasan. Diatas truk, aku berkenalan dengan salah seorang warga Ranu Pane. Orang desa memanggilnya Moi, karena orangnya cukup putih, tidak seperti kebiasaan warna kulit masyarakat Ranu Pane. Moi, yang asli orang Bandung, merantau sampai Ranu Pane, dan membuka sebuah toko kelontong serta warung makan yang sederhana. Perjalanan dari Tumpang ke Ranu Pane menyajikan pemandangan yang cukup indah. Hutan – hutan yang masih hijau dan terlihat begitu segar. Semakin jauh meninggalkan Tumpang, jalanan semakin menanjak dan udara mulai terasa dingin. Ketika barisan Gunung Bromo yang terletak di tengah – tengah lautan pasir mulai terlihat, jalanan semakin rusak, namun keindahan Gunung Bromo yang terlihat dari atas membuat perjalanan yang kurang nyaman tersebut terobati. Hamparan laut pasir yang cukup luas, dengan Gunung Bromo ditengah-tengahnya sungguh indah. Suatu bukti kekuasaan Tuhan yang Maha Kuasa.  

Sekitar pukul 12.30 kami tiba di desa Ranu Pane. Sengaja aku ikut truk tersebut berkeliling desa, mengantarkan berbagai kebutuhan warga yang di bawa dari Tumpang. Desa Ranu Pane cukup asri juga, sebuah desa pertanian dengan masyarakatnya yang multi agama. Namun mereka bisa hidup rukun. Masjid, gereja, dan Pura berada dalam satu desa kecil di lereng Semeru. Masyarkatnya pun cukup ramah, mereka menyapaku meski tidak ada satupun dari mereka yang aku kenal.
Sesampainya disana kami diajak mampir oleh salah seorang warga di Ranu Pane. Namanya Pak Zain. Beliau cukup ramah sekali. Bahkan sebelum berangkat kami sempat makan dirumah beliau, cukup mewah makanannya. Sayur lodeh, beserta telur ceplok, dan sambal. Disamping itu tak lupa tersedia pula secangkir kopi panas. Sungguh pas sekali dengan suasana dinginnya lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Setelah sholat dhuhur di Ranu Pane kami melanjutkan perjalanan ke Pos pertama pendakian Semeru. Pos pertama ini merupakan pos induk, jadi semua orang yang bermaksud untuk mendaki Semeru harus melapor dulu ke Pos ini, yang terletak di desa Ranu Pane. Penjaga Pos cukup ramah sekali dan memberikan pelayanan yang menyenangkan. Dalam pos ini terdapat pula peta jalur pendakian ke semeru. Kami harus mencatatkan identitas diri kami di pos ini, berikut barang bawaan kami. Petugas disana berpesan agar kami senantiasa menjaga kelestarian Semeru dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mengambil apapun dari Semeru. Kami mendapatkan penjelasan segala sesuatu tentang Semeru, sebelum akhirnya berangkat.
Meninggalkan pos utama sekitar pukul 14.00 kami melewati beberapa bukit kecil yang lerengnya telah gundul, berubah fungsi sebagai lahan pertanian yang ditanami wortel, kubis, dan kentang. Jalanan terbentang lebar dan bagus, meskipun cukup berdebu. Namun jalan ini jauh lebih baik daripada trek pendakian ke bukit Panderman. Semakin jauh meninggalkan Ranu Pane, pemandangan berganti hutan tropis yang lebat. Pohon – pohan besar menjulang, memamerkan kegagahannya. Udara begitu segar, dan jalan semakin licin, krena udara semakin lembab. Di tengah perjalanan kami sempat berpapasan dengan pendaki dari Jakarta yang membawa sepeda naik ke puncak. Mereka bercerita bahwa ada beberapa pendaki juga yang menuju ke puncak.

Sampai di Ranu Kumbolo, penat yang ku rasakan berganti dengan kepuasan yang tidak terkira. Sungguh indah sebuah danau yang terletak beberapa ribu kilometer dari permukaan laut. Maka disana kami memutuskan untuk beristirahat sejenak. Kami mengeluarkan perbekalan dan mulai memasak. Tak lupa kami juga mengisi botol air minum yang telah kosong. Air Ranu Kumbolo cukup segar dan menyegarkan. Tak lupa aku menyempatkan diri untuk Sholat Ashar ditepi danau. Setelah gelap, kami meneruskan perjalanan mengitari danau. Saat itu pemandangan cukup indah, bulan purnama yang cerah bayangnnya terpantul di riak – riak kecil Ranu Kumbolo. Belum lama berjalan kami sampai di Pos Ranukumbolo, disini tersedia sebuah pondok sederhana terbuat dari kayu. Ternyata disana sudah ada beberapa pendaki yang tiba terlebih dahulu, termasuk sepasang turis asal Swedia. Dari sinilah salah satu anggota kami, teman saya dinank mulai merasakan sakit. Dia cukup kelelahan. Akhirnya kami putuskan untuk beristirahat lebih lama di pondok tersebut. Pondok ini cukup luas juga, dengan amben yang cukup luas didalamnya, yang bisa memuat banyak orang. Didalamnya sudah ada api unggun, entah siapa yang membuatnya. Yang jelas kehadiran api unggun tersebut membuat seluruh ruangan dalam pondok itu terasa begitu hangat.

Untuk mengejar waktu pendakian teman saya yang lain berangkat terlebih dahulu. Saya dan teman saya dinank tidak jadi melanjutkan perjalanan karena memang dinank sudah tidak kuat lagi. Perjalanan saya pun hanya sampai Ranu Kumbolo. Cukup memuaskan memang, tapi suatu saat saya harus menaklukkan Mahameru. Entah itu kapan.


Minggu, 18 Desember 2011

B2ST - Dreaming


Yah, lagi mood sama lagu yang easy kayak gini. Dan lagi mood juga sama suaranya B2ST. Sorry ya Joonie, kamu istirahatt dulu, tapi aku masih cinta kok sama kamu *halah.

naebang-e bul-i kkeojimyeon
jakkuman nareul chajawa
charari nuneul gameuryeo angan himeul sseobwado
nal umkyeojwoneun geon
hu my heart galsurok ddo ryeothaejineun neoreul
beoseo nal suga eobseo
baby u gieok-i bbuyeohge heulyeojilddaejjeum
baby u eoneusaenga chajawa gyeoteul maemdol-a
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri
eoneudeot bul-i kyeojigo
haruga joyonghi gago
amu ildo eobtdandeushi
ddo dashi niga chajawa
naneun eotteohke hae
hu my love oneul-eun ni hyanggi-e chihaeseo
beoseo nal suga eobseo
baby u gieok-i bbuyeohge heulyeojilddaejjeum
baby u eoneusaenga chajawa gyeoteul maemdol-a
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri
bam-i chaja oneun-ge shireo
deuri-un eodum wiro
neolaneun dal-i ddeo-o-leujanha igeon mwo
neukdae cheoreom geu goseul hyanghae olbujijeo
nakin cheoreom jjikhyeobeorin neoreul eotteohke jiwo
Tell me what to do
Baby tell me what to do
jigeum niga neomuna bogo shipeo jukgettdago
eorin-ae cheoreom ddelado sseugo shipeo
eokjilolado eogeutnan teum me-u-go shipeo
Just the way u are niga nan piryo hae
niga anin haruneun da ddok gat-a
eonje jjeumimyeon neowa kkumeul kkulsuisseulkka
gateun haneul arae uri